Pabrik Gula Rafinasi (Refined Sugar)

Pabrik gula rafinasi (sugar refinery) adalah pabrik gula yang memproses gula kristal mentah (raw sugar) menjadi gula Kristal rafinasi atau biasa disebut gula rafinasi saja (refined sugar). Di Indonesia terdapat 3 jenis gula Kristal berdasarkan warna ICUMSA nya yaitu:

  • Gula Kristal Mentah (raw sugar), ICUMSA > 600
  • Gula Kristal Putih (GKP), ICUMSA 80 – 300
  • Gula Kristal Rafinasi (GKR), ICUMSA < 80

Proses pembuatan gula rafinasi dari gula mentah dimulai dari proses pemurnian yang diawali dengan proses remelt (peleburan), sebelum di-remelt (dilebur) dapat juga diawali dengan proses affinasi apabila warna gula mentah terlalu tinggi (> 2000 IU) yaitu proses sentrifugasi untuk menurunkan warna gula mentah yang akan dilebur hingga mencapai warna ± 1000 IU. Affinasi dilakukan untuk meringankan kerja dari stasiun proses selanjutnya khusunya proses pemurnian dan dekolorisasi sehingga target warna produk gula rafinasi lebih mudah tercapai.

Kemudian dilakukan proses pemurnian (clarification) pada leburan gula (melt raw liquor) apakah dengan sistim karbonatasi maupun fosfatasi untuk menghasilkan nira jernih yang disebut dengan brown liquor. Pada contoh diagram blok diatas menggunakan sistim pemurnian karbonatasi karena mengeluarkan kotoran berupa filter cake (blotong), sedangkan bila menggunakan proses fosfatasi mengeluarkan kotoran berupa scum (busa).

Selanjutnya brown liquor dilakukan proses dekolorisasi apakah menggunakan IER, GAC atau PAC sehingga diperoleh fine liquor, kemudian fine liquor diuapkan, dimasak dan disentrifuge sehingga diperoleh gula rafinasi. Pada proses masak PG rafinasi terdapat 2 jenis stasiun masakan yaitu masakan R (refine) untuk menghasilkan gula Kristal rafinasi (GKR) dan masakan raw sugar untuk mengambil (recovery) gula sebanyak-banyaknya yang masih terkandung dalam stroop (molasses) masakan refine. Gula raw sugar yang dihasilkan diolah kembali dari awal yaitu dimasukkan unit peleburan (remelt), sedangkan tetes (final molasses) diperoleh sebagai hasil samping.

Prinsip dari proses pengolahan raw sugar menjadi refined sugar (gula rafinasi) adalah mereduksi warna (dekolorisasi) gula mentah hingga angka tertentu sesuai standar yang diinginkan. Proses penurunan warna di pabrik/unit/instalasi rafinasi terjadi pada tahap pemurnian, dekolorisasi dan boiling/kristalisasi. Secara garis besar, terdapat beberapa pilihan tahapan proses dan tahapan penurunan warna di pabrik gula rafinasi yang dapat dirangkum sebagai berikut:

Beberapa Alternatif Proses di Pabrik Gula Rafinasi dari Raw Sugar

Pabrik gula rafinasi dibangun untuk mencukupi kebutuhan gula kualitas rafinasi (ICUMSA < 80) yang umumnya dibutuhkan oleh industri makanan dan minuman lain sebagai bahan bakunya bahkan oleh industri farmasi yang membutuhkan gula lebih murni atau dengan pengotor minimum agar tidak mempengaruhi kualitas produk akhir mereka, sehingga itulah kenapa gula rafinasi terlihat sangat lebih putih dibandingkan dengan gula Kristal putih yang umumnya kita konsumsi.

Umumnya di Indonesia pabrik gula rafinasi berdiri sendiri karena mengolah raw sugar yang diperoleh dengan impor dari Negara lain. Namun sebenarnya pabrik gula rafinasi bisa juga sebagai hanya unit atau bagian dari pabrik gula berbasis tebu yang mengolah raw sugar dari tebu yang diproses sendiri, hal ini sudah umum dilakukan pabrik gula di Negara yang sudah swasembada dan mengekspor hasil gulanya.


Diskusi topik ini dapat dilakukan disini: Facebook / Linkedin / Twitter / Tumblr

Share this article:
Loading

SENDING

Your message was sent successful. Thanks.

Don't wait until tomorrow. Talk to one of our consultants today and learn how to start leveraging your business.

Kami membutuhkan beberapa informasi penting untuk lebih memahami bagaimana kami dapat membantu Anda dengan cara terbaik.

Tell us a little about the project you need to create. This is valuable so that we can direct you to the ideal team.

  • Identitas Anda
  • Perkiraan Budget
  • Service Setup
error: Alert: Content is protected !!